Moshi-moshi minna-san!
Kali ini aku memberikan siposis dari animanga ANOTHER. Bagi kalian yang
penasaran tentang animanga ini dan ingin tau alur atau sinopsis ceritanya,
silahkan baca artikel di bawah ini!
Genre
Mystery, Horror, ADVENTURE, ACTION, School.
Plot/Alur
26 tahun yang lalu,
konon, Misaki, seorang pelajar SMP Yomiyama Utara alias Yomikita duduk di kelas
3-3. Misaki disukai guru maupun teman-temannya karena selain rupawan, dia juga
pandai dalam pelajaran dan olahraga. Sebuah kecelakaan yang mendadak merenggut
jiwa Misaki membuat salah satu teman sekelasnya menyangkal kematiannya dan
berlaku seolah-olah Misaki masih hidup. Hal tersebut selanjutnya diikuti oleh
seluruh murid kelas 3-3, termasuk guru, bahkan kepala sekolah menyediakan kursi
untuk Misaki saat upacara kelulusan sekolah. Perlakuan mereka itu selanjutnya
membuat sosok Misaki turut muncul dalam foto kelas di album kelulusan. Beberapa
waktu terus berlalu, ada murid baru yang pindah dan dimasukkan ke kelas Misaki
Mei yaitu kelas 3 kelompok 3, murid itu bernama Kōichi Sakakibara (榊原
恒一 Sakakibara Kōichi), ia adalah murid pindahan dari Tokyo, dan
ayahnya bekerja di India beberapa waktu kemudian, kelas 3 kelompok 3
disebut-sebut sebagai kelas kutukan, setiap bulannya ada siswa yang, meninggal
dengan tragis, salah satunya meninggal karena tertusuk payung, lift error, dan
yang paling sadis adalah Hara-Kiri (bunuh Diri) dan Sakakibara bersama teman
temannya berusaha mematahkan kutukan tersebut.
Namun,
Sakakibara sangat penasaran dengan Mei Misaki (見崎 鳴 Misaki Mei), gadis misterius yang
dijauhi oleh semua anak di sekolah. Sakakibara heran, mengapa setiap murid dan
guru selalu menghindari Mei, juga menganggap Mei seolah tidak pernah ada.
Setiap ada yang membicarakan Mei, selalu ada yang meninggal dengan tragis di
kelas 3 kelompok 3. Sakakibara memberanikan dirinya untuk berteman dengan Mei,
namun Mei selalu mengatakan agar Sakakibara tidak mendekatinya. Ternyata, Mei
adalah salah seorang gadis yang dibuang agar kursi yang ada di kelas 3 kelompok
3 cukup. Pada kenyataannya, sebanyak apapun kursi yang disediakan, selalu saja
ada kursi yang kurang. Untuk mengantisipasi kutukan di kelas tersebut, maka
salah seorang murid harus tidak dipedulikan. Dengan begitu, korban yang jatuh
akibat kutukan dapat berkurang. Karena Sakakibara mulai berteman dengan Mei,
maka semua murid memutuskan tidak memperhatikannya. Dengan begitu, dua orang
telah tidak dianggap di kelas. Hal itu diupayakan agar kutukan yang terjadi
dapat berkurang. Namun, pada kenyataannya hal itu tidak terjadi.
Liburan
musim panas hampir berakhir. Kelas 3 kelompok 3 memutuskan untuk berpiknik di
villa yang ada di gunung. Salah satu pengurus kelas, Izumi Akazawa (赤沢 泉美
Akazawa Izumi), memutuskan agar Mei dan Sakakibara kembali dianggap. Sakakibara
menemukan radio yang ditempel di atap kelas, mengambilnya dan memutarnya dengan
Mei, juga beberapa sahabatnya di dalam kamar saat menginap di villa. Radio itu
menyebutkan bahwa orang tambahan yang ada di kelas harus dibunuh agar kutukan
benar-benar berhenti. Semua murid memberontak untuk membunuh temannya setelah
mendengar isi radio tersebut, mencari si murid tambahan agar kutukan berhenti.
Pada akhirnya, banyak korban yang jatuh, villa terbakar, dan hanya beberapa
orang yang selamat. Sakakibara dan Mei berhasil membunuh si orang tambahan di
kelas tersebut, yang tak lain adalah bibinya, Reiko Mikami Reiko Mikami (三神 怜子
Mikami Reiko). Kursi yang di dapatkannya adalah kursi di universitas. Setelah
itu, kutukan pada tahun itu berhenti. Semuanya kembali normal. Namun, tidak ada
yang tahu apakah hal tersebut akan terjadi lagi tahun depan, disaat mereka
sudah lulus.
Sinopsis
Alur
cerita ini dimulai dari sebuah kisah 26 tahun yang lalu 1972, ada seseorang
bernama Misaki Yomiyama yang bersekolah di sekolah Yomiyama North Middle School.
Dia telah populer semenjak kelas 7. Dia pintar dan memiliki pribadi yang
menarik. Ketika dia naik kelas 9, Misaki meninggal karena sebuah kecelakaan.
Semua orang terkejut. Tapi tiba-tiba ada salah seorang murid yang menunjuk meja
Misaki dan mengatakan “Misaki ada disana. Dia tidak mati.” Hingga pada akhirnya
seluruh kelas 9 percaya bahwa Misaki masih hidup. Hal itu berlanjut sampai
mereka wisuda. Bahkan Kepala Sekolah tersebut, menyediakan kursi kosong untuk
upacara kelulusan Misaki. Kemudian alur cerita berlanjut ketahun selanjutnya ,
tahun 1988, musim semi. Sakakibara Koichi 15 tahun pindah dari kota Tokyo ke
Yomiyama. Ia tinggal disana bersama kakek dan neneknya beserta bibinya Reiko,
sementara ayahnya berada di India. Sakakibara merupakan murid transferan, ia
kini disekolahkan di sekolah Yomiyama North Middle School. Tapi ia tidak
kesekolah di hari pertama beberapa minggu karena sakit. Ketika dirumah sakit ia
dikunjungi oleh ketiga teman sekelasnya yang bernama Izumi Akazawa yang
merangkap sebagai ..., Yukari Sakuragi dan Tomohiko Kazami. Ketika Sakakibara
keluar dari ruangannya hendak menuju lift, ia tak sengaja bertemu seorang
gadis, sebelah matanya tertutup, dan ditangannya ada sebuah boneka, tak lupa
gadis itu memakai seragam yang sama dengan seragam sekolahnya. Gadis itu
bernama Mei Misaki. Ketika Sakikibara sembuh dari sakitnya, ia datang
kesekolah. Bibinya Reiko Mikami yang merangkap sebagai wakil wali kelas 9-3,
kelas Sakakibara, memberikannya beberapa petunjuk. Hingga akhirnya ia bertemu
lagi dengan gadis yang bersama dengannya di lift rumah sakit. Semua siswa kelas
9-3 merasa tak mengenalnya ketika Sakakibara menanyakan perihal tentang seorang
gadis bernama Mei Misaki. Hanya ia satu-satunya murid yang tak tahu apa-apa
tentang sebuah rahasia yang tersimpan didalam kelas 9-3. Mungkin karena Sakaki
awal mulanya bicara dengan Mei, hal itulah yang membuat semua teman sekelas
Sakaki sulit untuk menceritakannya. Sakakibara terus saja mendekati Mei,
walaupun ada beberapa siswa yang ingin menghalangi Sakaki. Mei pernah
mengatakan bahwa ia sebenarnya diperlakukan sebagai seseorang yang ‘tak pernah
ada’. Hal ini untuk menghindari dari kematian, walaupun tidak beberapa persen
terhindar. Tak lama kemudian Sakakibara juga diperlakukan sama dengan Mei, dianggap
tak pernah ada. Hingga akhirnya Mei menceritakan kejadian sesungguhnya pada 26
tahun yang lalu, yang mengakibatkan seluruh warga kelas 9-3 semakin dekat
dengan kematian. Hal ini bermula setelah angkatan murid Misaki lulus. Begitu
hal itu terjadi maka akan dimulai ada yang mati setiap bulan entah itu murid
ataupun keluarga mereka. Ia juga mengatakan, di tahun berikutnya, kelas 9-3
selalu memiliki siswa tambahan. Siswa tambahan itu merupakan orang yang telah
mati, dan juga susah untuk dibedakan dengan yang lainnya, karena ia juga
memiliki jasad. Dan juga setiap semester ajaran baru, bangku dikelas 9-3 selalu
kurang satu. Biarpun sudah disiapkan cukup untuk penghuni kelas. Korban satu
demi satu berjatuhan, karena tak tahan lagi Sakaki CS ingin menemukan petunjuk
yang ditinggalkan oleh siswa yang telah lulus tahun lalu. Siswa itu berhasil
menghentikan malapetaka tersebut.
-UNF-

0 komentar:
Posting Komentar